Tawadhu: Rendah Hati di Hadapan Allah

Ustadz Sa'ad bin Abi Waqqash
Akhlak › Tawadhu
15 menit
11 Feb 2026

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Tawadhu adalah sikap rendah hati, tidak sombong, dan tidak merasa lebih baik dari orang lain. Tawadhu adalah akhlak para nabi dan orang-orang shalih.

Pengertian Tawadhu

Tawadhu secara bahasa berarti merendahkan diri. Secara istilah, tawadhu adalah sikap rendah hati dengan menyadari bahwa semua kelebihan yang kita miliki adalah pemberian Allah.

Rasulullah SAW bersabda:

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلَّا عِزًّا وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ

"Tidaklah sedekah mengurangi harta, dan tidaklah Allah menambah kepada seorang hamba yang pemaaf melainkan kemuliaan, dan tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah melainkan Allah akan meninggikannya" (HR. Muslim)

Ciri-ciri Orang yang Tawadhu

1. Tidak sombong dengan ilmu
2. Tidak meremehkan orang lain
3. Mau menerima nasihat
4. Tidak suka dipuji
5. Mengakui kelebihan orang lain

Bahaya Sombong

Sombong adalah lawan dari tawadhu. Orang yang sombong tidak akan masuk surga. Bahkan seberat biji sawi pun kesombongan tidak diperbolehkan.